PONTIANAK – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat melakukan tinjauan langsung kesiapan pelayanan dan pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional Supadio Pontianak, di tengah meningkatnya arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan layanan imigrasi di pintu masuk udara utama Kalimantan Barat siap memberikan pemeriksaan dokumen, menangani perlintasan warga negara Indonesia dan warga negara asing, serta mendukung kelancaran arus mudik Lebaran yang diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Pengelola bandara dan pihak terkait telah membuka posko pelayanan dan pengamanan Lebaran sejak H-7 sampai H+7 Idul Fitri untuk memantau operasional layanan penumpang secara terpadu. Posko ini menjadi pusat koordinasi antara imigrasi, TNI, Polri, petugas kesehatan, dan instansi lain di lingkungan bandara.
Selain meninjau kesiapan fasilitas dan pelayanan, pimpinan Kanwil Imigrasi Kalbar juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi terkait dalam menghadapi lonjakan pergerakan orang keluar masuk wilayah. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap perlintasan orang dan meminimalkan potensi pelanggaran aturan keimigrasian di tengah arus mudik dan balik.
Dengan langkah-langkah persiapan tersebut, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat bertujuan menjaga kelancaran operasional layanan keimigrasian sekaligus menjamin ketertiban perlintasan orang di Bandara Supadio selama periode arus mudik Lebaran 2026.



